PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR
Keywords:
whole language, membaca permulaan, menulis permulaan, literasi dasar, sekolah dasarAbstract
Pembelajaran membaca dan menulis permulaan merupakan fondasi penting dalam pengembangan kemampuan literasi siswa Sekolah Dasar. Namun, berbagai kendala masih ditemukan, seperti siswa yang belum mampu membaca lancar, masih mengeja, serta mengalami kesulitan dalam menulis. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, komponen, implementasi, dan manfaat pendekatan Whole Language dalam pembelajaran membaca dan menulis permulaan di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai pendekatan Whole Language dan pembelajaran literasi dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Whole Language memandang bahasa sebagai satu kesatuan yang utuh dan mengintegrasikan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam konteks yang bermakna. Implementasinya dilakukan melalui delapan komponen utama, yaitu reading aloud, sustained silent reading, shared reading, journal writing, guided reading, guided writing, independent reading, dan independent writing. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, keterampilan literasi, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta membangun lingkungan belajar yang kolaboratif dan inklusif. Dengan demikian, pendekatan Whole Language dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan siswa Sekolah Dasar serta mendukung keberhasilan pembelajaran bahasa secara menyeluruh.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bakti Utama Membangun Indonesia (BUMI): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

BUMI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
